Tim PKK Indramayu Gelar Pembinaan Kapasitas Ketua Posyandu


INDRAMAYU, LENSA PANTURA — Suasana hangat penuh semangat terasa di Gedung PGRI Kabupaten Indramayu pada Jumat, 14 Agustus 2026. Ratusan Ketua Posyandu dari berbagai kecamatan, desa, dan kelurahan berkumpul dalam kegiatan Pembinaan Peningkatan Kapasitas yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu.

Acara ini bukan sekadar forum pembelajaran, melainkan juga wadah kebersamaan. Kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Indramayu, Hj. Idah Nuryani, bersama Plt. Kepala Dinas PMD, Kadmidi, SH., SS., menambah semangat para peserta. 

Dengan tema “Memperkuat Tata Kelola Pelayanan Sosial Dasar Terintegrasi Dalam Menerapkan 6 Standar Pelayanan Minimal”, kegiatan ini menekankan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Dalam sambutannya, Hj. Idah Nuryani menuturkan, “Posyandu adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Dengan penguatan kapasitas, kita memastikan setiap keluarga mendapat layanan yang optimal dan sesuai standar.” Pesan ini disambut tepuk tangan meriah, mencerminkan antusiasme para pengurus Posyandu yang hadir.

Tak hanya materi pembinaan, acara juga diramaikan dengan lomba peragaan busana. Kreativitas para peserta dari berbagai wilayah menambah warna, menghadirkan tawa, dan mempererat keakraban.

Momen ini menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya soal peningkatan kapasitas, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan semangat kolektif.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kelembagaan Posyandu, sehingga mampu berperan lebih efektif dan profesional dalam mendukung pembangunan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Indramayu.

Menurut Idah, peran utama Posyandu dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat yaknimenyediakan layanan kesehatan ibu hamil, menyusui, bayi, balita, remaja, hingga lansia. Termasuk imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, pencegahan stunting, dan penyuluhan gizi keluarga.Pendidikan Anak Usia Dini. 

Selain itu juga bahwa peran serta Posyandu mendukung PAUD, mencegah putus sekolah, serta memberikan edukasi keluarga terkait pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Serta Posyandu membantu mengidentifikasi kebutuhan air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, dan drainase lingkungan.

Menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan rumah layak huni. Posyandu berperan dalam menjaga keamanan lingkungan serta memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Adapun untuk mekanisme Pelayanan Posyandu  biasanya buka sebulan sekali di lokasi yang mudah dijangkau warga (RT/RW, desa, kelurahan) dengan proses pelayanan. 

Singkatnya, Posyandu adalah pilar masyarakat sehat dan berdaya, menghubungkan warga dengan layanan dasar secara terpadu. 

Menurut Idah, ada 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dalam konteks penguatan kapasitas Posyandu, 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah acuan penting agar masyarakat mendapatkan layanan dasar yang terjamin kualitasnya. 

Berikut peran masing-masing standar diantaranya Pelayanan Kesehatan Menjamin akses layanan kesehatan dasar, termasuk imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, balita, dan pencegahan stunting.

Pendidikan Dasar, memastikan anak usia sekolah mendapatkan pendidikan dasar yang layak, serta mendukung program PAUD.

Pelayanan Air Minum dan Sanitasi dengan menyediakan akses air bersih dan sanitasi layak untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan. Mendukung masyarakat dalam memperoleh rumah layak huni yang sehat dan aman.

Pelayanan Sosial dengan memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan seperti lansia, anak terlantar, dan penyandang disabilitas.Pelayanan Ketenteraman dan serta ketertiban Umum yang menjamin rasa aman di lingkungan masyarakat melalui dukungan aparat dan partisipasi warga. 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PMD Indramayu, Kadmidi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Tim Penggerak PKK dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis masyarakat. (JN) 




Lebih baru Lebih lama