INDRAMAYU, LENSA PANTURA — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lazwardy berkomitmen membekali peserta dengan kemampuan bahasa asing dan kosakata baru secara intensif, guna mencetak calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang siap, mumpuni, dan kompeten untuk bekerja di luar negeri.
Ketua LPK Lazwardy Kabupaten Indramayu, Ryanto, menjelaskan bahwa penguasaan bahasa merupakan bekal paling mendasar sebelum peserta ditempatkan di negara tujuan. Tanpa kemampuan bahasa yang memadai, calon tenaga kerja akan kesulitan berkomunikasi, beradaptasi, dan menjalankan tugasnya dengan baik.
"Kami fokus membekali peserta dengan kemampuan bahasa serta kosakata baru yang sering digunakan dalam lingkungan kerja sehari-hari di negara tujuan. Hal ini kami lakukan agar para calon tenaga kerja tidak hanya siap secara fisik dan keterampilan, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan tambahan khusus, antara lain merawat lansia, menjaga pasien, serta keterampilan sebagai Care Taker dan Care Giver," ungkap Ryanto, Minggu 23 Agustus 2026, dikantor LPK Lazwardy Jalan Tirtamaya RT 4 RW 4 Desa Juntikedokan Kecamatan Juntinyuat Indramayu.
Lebih lanjut, Ryanto menyampaikan bahwa pelatihan bahasa ini dirancang khusus agar mudah dipahami dan dipraktikkan. Materi mencakup percakapan sehari-hari, istilah-istilah yang umum di tempat kerja, hingga budaya masyarakat setempat. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan kendala komunikasi dan mempermudah adaptasi peserta setelah tiba di tempat penempatan.
"Kami ingin memastikan setiap lulusan LPK Lazwardy tidak hanya siap bekerja, tetapi juga dapat beradaptasi dengan cepat dan menjaga nama baik tenaga kerja Indonesia di mata dunia internasional. Penguasaan bahasa adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan dan kesuksesan di sana," tambahnya.
Selain pelatihan bahasa, LPK Lazwardy juga memberikan pembekalan keterampilan teknis, kedisiplinan, serta pemahaman hak dan kewajiban tenaga kerja di luar negeri. Lembaga ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan guna menghasilkan calon tenaga kerja yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing di pasar kerja global. (JUN)



