Indramayu, (Lensa Pantura) - Semangat juang tim bola voli Taksaka Indramayu semakin berkobar menjelang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Antar Klub se-Jawa Barat yang akan berlangsung di Sarana Olahraga RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, pada 12 hingga 20 April 2026.
Manager tim, Atang Suwandi, S.STP., M.Si., menyatakan optimisme tinggi bahwa skuadnya mampu bersaing dengan klub-klub kuat dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Menurut Atang yang kini menjabat sebagai Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Indramayu,, persiapan tim sudah dilakukan secara matang, mulai dari pembinaan fisik, strategi permainan, hingga penguatan mental para pemain.
“Kami sadar persaingan di Kejurda sangat ketat, tetapi dengan kerja keras dan disiplin pelatih dan atlit, Klub Taksaka Indramayu siap memberikan kejutan. Target kami bukan sekadar ikut serta, melainkan tampil kompetitif dan membuktikan kualitas anak-anak Indramayu,” ujar Manager Atang dikantornya, Rabu 8 April 2026.
Manager tim, Atang Suwandi, S.STP., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengawal klub kebanggaan Indramayu tersebut.
Atang mengungkapkan apresiasi mendalam kepada Pengurus PBVSI Indramayu yang telah mempercayakan dirinya sebagai bagian dari pemerhati sekaligus penggerak olahraga bola voli di daerah.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan rekan-rekan PBVSI Indramayu. Amanah ini bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk komitmen bersama untuk memajukan olahraga voli di Indramayu,” ujarnya.
Selain itu, Atang juga menyampaikan penghargaan kepada Bupati Indramayu yang telah memberikan izin dan dukungan penuh sehingga dirinya dapat mengawal perjalanan klub Taksaka di ajang bergengsi ini.
“Dukungan dari pemerintah daerah sangat berarti. Dengan restu Bupati, kami semakin mantap melangkah dan berjuang membawa nama Indramayu ke tingkat provinsi,” tambahnya.
Turnamen ini akan menjadi ajang bergengsi karena mempertemukan klub-klub terbaik Jawa Barat, yang dikenal memiliki tradisi kuat dalam olahraga bola voli. Dengan jadwal pertandingan yang padat selama delapan hari, setiap tim dituntut menjaga konsistensi performa.
Atang menambahkan bahwa dukungan masyarakat Indramayu menjadi motivasi besar bagi tim. “Kami ingin membawa nama daerah ke panggung provinsi. Semoga perjuangan ini bisa menjadi kebanggaan bersama,” katanya.
Selain itu, Taksaka Indramayu juga menaruh harapan besar pada regenerasi pemain muda. Keikutsertaan mereka di Kejurda bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
“Kami ingin melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak bisa mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional,” tegas Atang.
Dengan semangat juang yang tinggi, persiapan matang, dan dukungan penuh dari masyarakat, Taksaka Indramayu siap menorehkan tinta emas di Kejurda Antar Klub Jawa Barat 2026. Semua mata kini tertuju pada Garut, tempat di mana rivalitas sehat dan sportivitas akan menjadi warna utama kompetisi. (Jun)





















