Indramayu, (Lensa Pantura) Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dari Fraksi Partai Demokrat Hj. Ratnawati, M.K.K.K., meninjau langsung kegiatan Padat Karya di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat 24 April 2026. Program ini telah berlangsung sejak minggu lalu dan merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat pada tahun 2025 yang akhirnya direalisasikan pada tahun 2026.
Dalam kunjungannya, Hj. Ratnawati menyampaikan apresiasi kepada warga yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menyoroti hasil nyata dari kerja bakti membersihkan saluran irigasi di beberapa lokasi. Menurutnya, kondisi saluran yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan tumpukan sampah kini jauh lebih baik, sehingga aliran air dapat mengalir dengan lancar.
“Ini bukti nyata bahwa kerja bersama masyarakat mampu memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan produktivitas pertanian,” ujar Hj. Ratnawati didampingi Kuwu Desa Jatibarang Baru Abdul Fitri.
Menurut Ratnawati, program Padat Karya sendiri merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga melalui kegiatan produktif berbasis gotong royong. Selain membersihkan irigasi, warga juga melakukan perbaikan jalan desa dan lingkungan sekitar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Sudianti, S. Sos., M. A, didampingi Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hendra Kusuma Sumantri, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan di berbagai daerah.
Ia menyebutkan bahwa keberhasilan di Desa Jatibarang Baru menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat berjalan efektif.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat ketahanan ekonomi desa,” katanya.
Kuwu Desa Jatibarang Baru, Abdul Fitri, turut menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, Padat Karya telah membawa dampak langsung bagi masyarakat desa.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah provinsi dan Ibu Ratnawati yang telah mendukung program ini. Warga kami merasa terbantu, terutama petani yang kini bisa menikmati aliran irigasi yang lancar. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin memperkuat semangat gotong royong di desa kami,” ungkapnya.
Kunjungan Hj. Ratnawati juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Beberapa warga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus digulirkan, terutama dalam bidang perbaikan infrastruktur desa dan pengelolaan lingkungan. Ratnawati berjanji akan membawa masukan tersebut ke tingkat provinsi agar program pemberdayaan masyarakat semakin diperluas.
Dengan adanya kegiatan Padat Karya ini, Desa Jatibarang Baru menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Pemerintah daerah berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Barat untuk mengoptimalkan potensi masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. (Jun)






















