Baru Saja di Lantik, Meidin Pejabat Kuwu Desa Bulak Kawal Warga Pawai Obor Idul Adha

 

Indramayu, (Lensa Pantura) - Suasana Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, begitu semarak pada Selasa malam.26 Mei 2026.

Ribuan warga tumpah ruah ke jalan utama desa untuk mengikuti Pawai Obor Idul Adha dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pawai ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus simbol syukur masyarakat atas nikmat dan keberkahan yang dirasakan.

Pejabat Kuwu Desa Bulak yang baru saja dilantik, Meidin, S. IP, turut hadir langsung mengawal jalannya pawai. Dengan penuh semangat, ia berjalan bersama warga, memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh makna.

Kehadiran Meidi menjadi sorotan karena menunjukkan komitmen kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat sejak awal masa jabatannya.

Dalam keterangannya, Meidin mengatakan: "Pawai obor ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga wujud kebersamaan dan semangat gotong royong warga Desa Bulak. Saya merasa bangga bisa mendampingi masyarakat dalam perayaan yang penuh nilai keagamaan dan kebudayaan ini."

Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak antusias membawa obor yang menyala terang. Cahaya obor berderet sepanjang jalan desa menciptakan pemandangan indah yang menghangatkan suasana malam. Selain itu, lantunan takbir bergema, menambah khidmat perayaan Idul Adha.

Tradisi pawai obor di Desa Bulak bukan hanya ritual seremonial, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Meidin menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus didukung oleh pemerintah desa sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni sosial dan memperkuat identitas budaya lokal.

"Saya berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan tradisi sekaligus menanamkan nilai kebersamaan," tambah Meidin. 

Pawai obor Idul Adha 1447 H di Desa Bulak menjadi catatan penting bahwa kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat mampu menumbuhkan rasa percaya dan kebanggaan. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa tradisi lokal tetap relevan sebagai perekat sosial di era modern. (Jun)

Lebih baru Lebih lama