![]() |
Indramayu, ( Lensa Pantura) - DPRD Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna di ruang utama gedung dewan, Selasa 28 April 2026. Agenda rapat kali ini adalah penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) I, II, III, dan IV terhadap pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
Rapat dipimpin unsur pimpinan DPRD dan dihadiri anggota dewan, Forkopimda, serta tamu undangan dari kalangan eksekutif dan stakeholder lainnya.
Laporan Pansus I yang juga Komisi I DPRD disampaikan oleh Lina Hilmia, S.H.. Ia menyoroti program pengembangan 7 desa wisata di Kabupaten Indramayu.
Menurutnya, program ini berpotensi menjadi destinasi unggulan apabila dilakukan, Peningkatan infrastruktur, Penguatan SDM, Promosi digital.
Pemerintah daerah perlu mengoptimalkan pengelolaan wisata agar mampu bersaing dengan sektor swasta serta menggali potensi wisata lainnya untuk meningkatkan PAD,” ujar Lina.
Pansus II yang juga Komisi II DPRD, disampaikan oleh Imron Rosadi, S.Pd.I., menyoroti sektor pendidikan, khususnya rencana kebijakan merger sekolah.
Menurutnya, kebijakan ini adalah langkah strategis untuk efisiensi dan pemerataan akses pendidikan. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan dengan kajian matang, mengingat masih banyak sekolah dengan keterbatasan jumlah peserta didik, tenaga pendidik, serta sarana prasarana.
Hasil kerja Pansus III yang disampaikan oleh Kiki Arindi, ST., Wakil Ketua Komisi III, menyoroti sektor koperasi, perdagangan, dan perindustrian. Ia menekankan masih banyak los dan kios pasar yang belum terisi optimal.
Rekomendasi Pansus III antara lain,, Revitalisasi infrastruktur pasar, Pelatihan pedagang untuk peningkatan kapasitas, Penguatan pemasaran, Penerapan e-retribusi bekerja sama dengan perbankan untuk transparansi dan optimalisasi pendapatan daerah
Pansus IV yang disampaikan oleh Diyanto dari Komisi IV menyoroti bidang pekerjaan umum dan penataan ruang. Ia menyebut capaian kemantapan jalan kabupaten telah mencapai 88 persen atau sekitar 727 km dari total panjang 827 km.
Namun, masih terdapat 99 km ruas jalan dalam kondisi rusak yang memerlukan penanganan serius. Selain itu, sistem drainase dan penanganan banjir belum optimal sehingga diperlukan pendekatan terintegrasi berbasis kawasan.
Melalui rapat paripurna ini, DPRD Kabupaten Indramayu berharap seluruh Pansus dapat menghasilkan rekomendasi yang menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan. Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam rapat menyampaikan apresiasi atas kerja DPRD dalam memberikan masukan konstruktif terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025. ( Adv/Jujun)
