Indramayu (Lensa Pantura) – Proses pemilihan calon Rektor Universitas Wiralodra Indramayu Jawa Barat memasuki babak penting setelah digelarnya Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap kedua berbasis IA pada Jumat, 27 Maret 2026, di Gedung Nyi Endang Dharma Ayu.
Dari hasil penilaian, Prof. Dr. Ipong Dekawati, M. Pd kembali menunjukkan keunggulannya dengan meraih nilai tertinggi, yakni 83,31, sekaligus mempertahankan posisi unggul untuk kedua kalinya.
Dalam kompetisi yang ketat, posisi kedua diraih oleh Dr. M. Zaedi, M. Ag dengan perolehan nilai 76,84, sementara Dr. Kambali, M. Pd. I menempati posisi ketiga dengan nilai 68,96. Hasil ini memperlihatkan dominasi Prof. Ipong yang konsisten sejak tahap pertama, sekaligus memperkuat peluangnya untuk melangkah ke tahapan berikutnya dalam proses pemilihan rektor.
Keunggulan Prof. Ipong di UKK tahap kedua tidak hanya terletak pada capaian nilai semata, tetapi juga pada kemampuan akademik, kepemimpinan, dan visi strategis yang ia paparkan di hadapan tim penguji. UKK berbasis IA (Intelligent Assessment) ini menekankan aspek integritas, inovasi, serta kesiapan menghadapi tantangan era digital dalam pengelolaan perguruan tinggi.
Dalam wawancaranya, setelah pengumuman hasil, Prof. Ipong menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas rejeki yang Allah berikan kepadanya.
Ia merasa bersyukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan kemudahan setiap tahapan yang diikuti selama dirinya mencalonkan ew bagai Rektor Unwir“
"Alhamdulillah, ini adalah takdir Allah yang memberikan kepercayaan hingga saya bisa unggul di UKK tahap kedua. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan,” ujarnya dengan penuh haru.
Prof Ipong menuturkan bahwa progres awal yang akan ia dijalankannya setelah dirinya disahkan nanti adalah mengikuti tahapan tahapan, demi kemajuan Universitas Wiralodra kedepan. Dengan santai Prof Ipong juga menjelaskan bahwa ia berkomitmen akan membawa Unwir lebih baik dan siap bersaing dengan universitas lainnya.
Dalam perjalan proses UKK di tahap Pertama UKK yang digelar pada Februari 2026, Prof. Ipong sudah unggul dengan nilai tertinggi, menunjukkan konsistensi sejak awal. Tahap kedua UKK berbasis IA digelar, menilai aspek kepemimpinan, strategi akademik, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Hasilnya
Prof. Ipong kembali unggul dengan nilai 83,31, disusul Dr. M. Zaedi (76,84) dan Dr. Kambali (68,96).
Disisi lain, banyak pengamat pendidikan menilai keunggulan Prof. Ipong akan membawa angin segar bagi Universitas Wiralodra, yang tengah berupaya meningkatkan kualitas akademik dan reputasi di tingkat nasional. Dukungan dari civitas akademika semakin menguat, dengan harapan kepemimpinan baru nantinya mampu membawa perubahan signifikan dalam tata kelola universitas, pengembangan riset, serta peningkatan mutu lulusan.
Proses pemilihan rektor masih akan berlanjut ke tahap berikutnya, yakni tahapan pendalaman oleh Yayasan. Namun hasil UKK tahap kedua ini menjadi indikator kuat bahwa Prof. Ipong memiliki peluang besar untuk memimpin Universitas Wiralodra di lima tahun kedepan.
Adapun Profil Singkat Prof. Dr. Ipong Dekawati, M.Pd
Latar Belakang Akademik
Gelar Akademik: Profesor dalam bidang Pendidikan, bergelar Doktor (Ph.D) dan Magister Pendidikan (M.Pd).
Bidang Keahlian: Pendidikan, pengembangan kurikulum, serta manajemen pendidikan tinggi.
Kiprah Penelitian: Aktif menulis dan mempublikasikan karya ilmiah terkait inovasi pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, dan strategi pendidikan berbasis teknologi.
Karier di Universitas Wiralodra
Dosen Senior: Mengajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Wiralodra.
Kontribusi Akademik: Mendorong penguatan riset, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan lokal, serta peningkatan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Kepemimpinan: Sebelum terpilih sebagai rektor, Prof. Ipong aktif dalam berbagai program pengembangan kampus, termasuk peningkatan akreditasi dan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain.
Visi dan Harapan
Transformasi Digital: Mendorong pemanfaatan teknologi AI dalam sistem pendidikan dan tata kelola kampus.
Penguatan Riset: Menargetkan peningkatan publikasi internasional dan kerja sama penelitian dengan universitas lain.
Pemberdayaan Lokal: Mengembangkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indramayu dan Jawa Barat.
Kualitas Lulusan: Fokus pada peningkatan daya saing lulusan agar mampu berkontribusi di dunia kerja dan masyarakat.
Dengan rekam jejak akademik yang kuat dan kepemimpinan yang visioner, Prof. Dr. Ipong Dekawati, M.Pd tidak hanya unggul dalam UKK, tetapi juga membawa harapan besar bagi Universitas Wiralodra untuk memasuki era baru pendidikan berbasis teknologi dan riset. (Adv/Jun)






















