Disdikbud Indramayu Gelar Rapat Pendampingan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Bersama BBPMP Jawa Barat

 

Kadisdikbud Gelar Rapat Jelang SPMB 2026, Bersama BBPMP Provinsi Jawa Barat, Kamis 5 Maret 2026 

Indramayu - (Lensa Pantura)
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sindang menggelar rapat pendampingan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bersama tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Disdikbud pada Kamis 5 Maret 2026 ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Si., didampingi oleh Sekretaris Dinas, Hj. Emilia Kusnandar, S.Pd., MM, dengan dihadiri Analis BBPMP Jawa Barat, Taufiqurahman, Edin. Termasuk para Kepala Bidang dan Kepala Seksi PAUD, SD dan SMP dilingkup Disdikbud setempat.

Rapat pendampingan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Daerah (Pemkab) Indramayu untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai dengan ketentuan, transparan, dan akuntabel.

Pendampingan juga diharapkan dapat meminimalkan kendala teknis maupun administratif yang mungkin terjadi selama proses penerimaan murid baru.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Dr. H. Caridin, , S.Pd., M.Si., menyampaikan, koordinasi dan pemahaman yang sama antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta tim pendamping dari BBPMP sangat penting agar proses penerimaan murid baru dapat berlangsung dengan tertib dan adil.

"Kami berharap kegiatan SPMB tahun 2026 berjalan dengan  transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan," kata Kadisdukbud Caridin.

"Segera koordinasikan jika ada kendala dimasing masing sekolah agar dapat terselesaikan dengan baik," tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Indramayu, Hj. Emilia Kusnandar, S.Pd., MM., yang akrab disapa Bunda Emil, menegaskan, SPMB harus berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.

Dengan pendampingan ini, pihaknya memastikan seluruh proses penerimaan murid baru dapat dilaksanakan dengan penuh integritas. Sesuai dengan motto  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu yakni "Mewujudkan Pendidikan Berkualitas, Transparan, dan Berintegritas"

Ditempat yang sama Taufiqurrahman dari tim Analis BBPMP Jawa Barat turut memberikan penjelasan mengenai berbagai aspek teknis penyelenggaraan SPMB, mulai dari prinsip pelaksanaan, mekanisme verifikasi data, hingga strategi pengawasan agar seluruh tahapan berjalan sesuai standar mutu pendidikan.

Menurut Taufiq, dengan adanya pendampingan ini, diharapkan proses penerimaan murid baru di Kabupaten Indramayu dapat menjadi contoh praktik baik dalam mewujudkan sistem pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

"Kami sangat berharap melalui pendampingan ini penyelenggaraan SPMB 2026 di Kabupaten Indramayu berjalan dengan baik, dan dapat menjadi contoh dalam mewujudkan sistem pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas," ucapnya. (Jun) .

Lebih baru Lebih lama