![]() |
| Kepala Bidang SD Disdikbud Indramayu Hj Rutesih, M. Pd |
Indramayu - (Lensa Pantura) Banyaknya keluhan terkait menu Makan Bersama Gratis (MBG) yang seringkali diunggah warga sekolah melalui media sosial mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indrakayu Dr H Caridin, S.P.d.,M.Si melalui Kepala Bidang SD, Hj. Rutesih, menegaskan bahwa setiap keluhan sebaiknya segera disampaikan langsung kepada Yayasan SPPG selaku pihak penyelenggara.
“Kami menghimbau agar sekolah maupun orang tua tidak hanya menyuarakan di media sosial, tetapi segera menghubungi Yayasan SPPG agar penanganan bisa cepat dilakukan,” ujar Hj. Rutesih, kepada Lensa Pantura Selasa 10 Maret 2026.
Menurutnya, koordinasi yang baik antara sekolah, yayasan, dan Dinas Pendidikan akan membantu memperbaiki kualitas layanan program MBG. Ia juga menambahkan bahwa pihak Dinas siap memfasilitasi komunikasi apabila ada kendala yang dihadapi sekolah.
Lebih lanjut, Hj. Rutesih juga berharap adanya kerjasama yang baik dari pihak Yayasan SPPG agar pelayanan menu MBG dapat lebih diperhatikan dan ditingkatkan.
“Kami bangga dengan program Presiden Prabowo Subianto yang ingin membantu rakyatnya melalui program ini. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kualitas layanan agar tujuan mulia ini benar-benar dirasakan oleh peserta didik,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pihaknya tidak ingin saling menyalahkan siapa yang salah dan siapa yang benar. “Namun jika hal ini dibangun melalui koordinasi yang baik, Insya Allah persoalan sekecil apapun dapat teratasi,” tegas Hj. Rutesih.
Program MBG dinilai baik, namun untuk kelancaran antara pihak Yayasan SPPG dan penerima manfaat, koordinasi yang solid sangat diperlukan. Hj. Rutesih menghimbau kepada pihak sekolah dan warga sekolah agar tidak langsung mengunggah keluhan di media sosial karena dapat menimbulkan kegaduhan.
"Yayasan SPPG juga harus menjaga kebersamaan agar tidak ada lagi munculnya keluhan di media sosial tentang menu MBG,” jelasnya.
Dengan adanya himbauan ini, diharapkan keluhan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti sehingga program MBG tetap berjalan sesuai tujuan, yakni mendukung gizi dan kesehatan peserta didik di Kabupaten Indramayu. (Jun)



















