Abdul Fitri, Tukang Parkir Yang Terpilih Jadi Kuwu : Sejarah Baru di Desa Jatibarang Baru

 

Indramayu – Lensa Pantura
Sejarah baru tercipta di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Abdul Fitri, seorang mantan tukang parkir, berhasil meraih kepercayaan warga dalam Pemilihan Kuwu Pengganti Antar Waktu (PAW) melalui Musyawarah Desa (Musdes) pada Rabu 18 Februari 2026.

Abdul terpilih sebagai Kuwu dengan perolehan 84 suara, unggul tipis dari rivalnya Iwan Hikwanto, mantan Kuwu Desa Jatibarang Baru, yang memperoleh 79 suara.

Langkah Abdul menuju kursi kepemimpinan desa bukanlah hal yang mudah. Sejak awal pendaftaran, ia menghadapi berbagai kendala administratif yang sempat tersimpan lama. Namun dengan kegigihan, ia berhasil melengkapi seluruh persyaratan hingga diterima oleh panitia Pilwu PAW.

Abdul Fitri juga pernah viral sebagai sosok yang berani menghadapi rombongan geng motor, sebuah pengalaman yang membuat namanya dikenal luas di masyarakat. Keberanian dan kedekatannya dengan warga menjadi modal penting yang akhirnya membawanya ke kursi Kuwu.

Banyak warga awalnya meragukan peluang Abdul, mengingat rivalnya adalah mantan kuwu yang memiliki basis dukungan cukup kuat. Namun hasil pemilihan membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat bisa melampaui latar belakang, bahkan dari seorang mantan tukang parkir.

Dari sisi transformasi sosial, Abdul Fitri menjadi simbol bahwa siapa pun, dengan niat tulus dan kerja keras, bisa dipercaya memimpin desa.

Dalam pesan demokrasinya  Pilwu PAW kali ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Jatibarang Baru memilih berdasarkan hati nurani, bukan semata latar belakang jabatan.

Harapan warga: dengan pengalaman hidup yang dekat dengan masyarakat kecil, Abdul diharapkan mampu membawa perubahan nyata dan pelayanan yang lebih merakyat.

Kemenangan Abdul Fitri bukan hanya soal angka suara, tetapi juga sebuah sejarah di luar nalar: seorang mantan tukang parkir kini dipercaya menjadi kuwu. Hal ini menandai babak baru dalam perjalanan demokrasi desa, sekaligus bukti bahwa kepemimpinan lahir dari kepercayaan rakyat.

"Terima kasih untuk tetap bapak dan ibu saya yang sudah merestui dan terima kasih untuk semua keluarga juga para pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepada saya," ujar Kuwu Abdul.

Menyikapi keberhasilan Abdul sosok mantan tukang parkir yang kini dipercaya memimpin Pemerintahan Desa Jatibarang Baru, mendapat anjungan jempol dari seorang tokoh masyarakat Desa Jatibarang yaitu Yasin.

Yasin mencermati dii tengah hiruk pikuk persiapan, muncul narasi kuat sosok Abdul sulit bisa menang. Nanu  Yasin  meyakini bahwa sosok Abdul memiliki niat ikhlas dalam memimpin masyarakat desa hingga terbukti Abdul menang menang dan menang.

Menurut Yasin, kepemimpinan yang dilandasi keikhlasan akan membawa Desa Jatibarang Baru ke arah yang lebih baik. Dan itulah modal yang dimiliki seorang Abdul mantan tukang parkir

Dikatakan Yasin para relawan menyebut bahwa satu langkah kemenangan untuk calon kuwu Abdul sudah didapat, tinggal mari bersama sama masyarajat ikut mengawalnya demi kemajuan bagi masyarakat Desa Jatibarang Baru. (Jun)

Lebih baru Lebih lama