Indramayu, Lensa Pantura – Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menjadi saksi penting pembekalan peserta magang dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah kejuruan pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, didampingi Sekretaris Dinas, Erni Heriningsih, serta jajaran pejabat struktural termasuk Kasubbag Umum dan staf teknis.
Dalam sambutannya, Suwenda menekankan bahwa praktik kerja lapangan bukan sekadar formalitas akademik, melainkan kesempatan nyata untuk menanamkan disiplin kerja dan membangun karakter profesional. Ia menegaskan bahwa dunia kerja menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan birokrasi.
“Kami ingin para peserta magang memahami bahwa disiplin adalah fondasi utama. Tanpa disiplin, kemampuan teknis tidak akan maksimal. Magang di Diskominfo harus menjadi pengalaman berharga untuk membentuk mental kerja yang kuat,” ujar Suwenda.
Selain disiplin, Suwenda juga menekankan pentingnya adaptasi digital. Menurutnya, era birokrasi modern menuntut setiap individu, termasuk mahasiswa dan siswa magang, untuk terbiasa dengan sistem digital yang terintegrasi. Diskominfo Indramayu sendiri telah mengembangkan berbagai aplikasi seperti PATAS Co-Work, SIAGA AYU, dan CERMATIN yang menjadi bagian dari transformasi digital pemerintahan daerah.
“Adaptasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Peserta magang harus mampu menguasai teknologi informasi agar siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks,” tambahnya.
Sekretaris Diskominfo, Erni Heriningsih, menambahkan bahwa Diskominfo Indramayu berkomitmen menjadikan instansinya sebagai laboratorium praktik bagi generasi muda. Dengan fasilitas teknologi informasi yang memadai, peserta magang diharapkan dapat mengasah keterampilan teknis sekaligus memahami dinamika kerja pemerintahan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta magang yang hadir. Mereka menilai pembekalan langsung dari pimpinan Diskominfo memberikan motivasi tambahan untuk menjalani masa magang dengan penuh semangat. Suwenda berharap, pengalaman magang ini dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dan siswa dalam meniti karier di masa depan.
“Kami ingin Indramayu menjadi tempat lahirnya talenta-talenta digital yang berdaya saing. Melalui magang ini, kami membuka ruang belajar sekaligus ruang kontribusi bagi generasi muda,” tutup Suwenda.
Dengan pembekalan disiplin dan adaptasi digital, Diskominfo Indramayu menegaskan perannya sebagai wadah pembelajaran sekaligus penggerak transformasi birokrasi modern di daerah. (Jun)
