12 Tim Ramaikan Twelve Feo Soekarno Cup 2026 di Juntinyuat

 

Indramayu, (Lensa Pantura) - Sebanyak 12 tim sepak bola dari berbagai desa di Kabupaten Indramayu turut ambil bagian dalam ajang Twelve Feo Soekarno Cup 2026 yang digelar oleh Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu Suhendri, SH, pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Adapun nama tim yang mengikuti antara lain, Satria Muda, Netiju, SSB Harli, PSPS Segeran, Arseka, Porsica CKN, KATE FC, Klawer SC, Bibit, Family FC, Persika, dan Sadewa SC

Pertandingan berlangsung meriah di Lapangan Wirabujana Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, dengan atmosfer penuh semangat memperingati momentum Hari Bung Karno.

Turnamen yang memperebutkan Piala Soekarno Cup ini menghasilkan juara pertama dari Tim Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, yang tampil gemilang sepanjang laga. Sementara itu, posisi juara kedua diraih oleh Tim Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, setelah menunjukkan permainan yang solid dan penuh strategi.

Dalam sambutannya, Suhendri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan Bung Karno.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H. Sirojudin, SP., M.Si., serta Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Kehadiran dukungan struktural ini memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat hingga acara ini berjalan dengan sukses.

Menariknya, selain pertandingan sepak bola, kegiatan ini juga dibarengi dengan pembagian SK Kepengurusan PAC dan Ranting yang berjalan lancar.

Hal ini menandai konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput. Tak hanya itu, turnamen ini juga memberi ruang bagi UMKM warga setempat untuk berkembang, dengan adanya stand kuliner dan produk lokal yang ramai dikunjungi penonton.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Twelve Feo Soekarno Cup 2026, masyarakat Juntinyuat merasakan manfaat ganda, hiburan olahraga, penguatan organisasi politik, serta dorongan ekonomi lokal. Ajang ini menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menjadi perekat sosial sekaligus sarana memperingati nilai-nilai kebangsaan. (Jun)

Lebih baru Lebih lama