"Naga Taksaka Balikan Keadaan” Mental Juara Anak Indramayu, Berhasil Tumbangkan Sang Juara GJM, di Kejurda U-18 Garut 2026

 


GARUT, ( LENSA PANTURA) - Semangat juang dan mental juara kembali diperlihatkan oleh Klub Taksaka Indramayu yang berlambang Dia Kepalla Naga, dalam laga bergengsi 16 Besar Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-18 Garut 2026. Bertanding di SOR RAA Adiwijaya, Garut, pada Sabtu 18 April 2026, Tim besutan Ketua Umum Uho Al-Khudry (18/04/2026), ini sukses membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal di set pertama, dan akhirnya menumbangkan Klub GJM asal Kota Bandung dengan skor dramatis 3-1.

Awal yang Berat, Akhir yang Manis

Pertandingan dimulai dengan dominasi GJM Bandung. Serangan cepat dan blok rapat membuat Taksaka kesulitan mengembangkan permainan. Set pertama pun berakhir dengan skor 16-25 untuk keunggulan GJM. Namun, bukannya terpuruk, Klub Taksaka Indramayu yang dipimpin Pelatih Kepala Toni Takarasel dan Asisten Pelatih Iis Abeng justru bangkit dengan determinasi tinggi.

Set kedua menjadi titik balik. Dengan komunikasi yang lebih solid dan strategi yang disiplin, Taksaka berhasil menyamakan kedudukan lewat kemenangan 25-22. Momentum itu terus dijaga pada set ketiga, di mana mereka tampil lebih percaya diri dan menutup set dengan skor 25-21.

Puncak ketegangan terjadi di set keempat. Kedua tim saling kejar poin dalam laga yang menegangkan hingga angka-angka akhir. Dalam situasi penuh tekanan, Taksaka menunjukkan ketenangan luar biasa dan memastikan kemenangan tipis 25-23, sekaligus mengunci tiket ke babak 8 besar.

Mental Juara Anak Indramayu

Kapten tim, Rizky Rafi Januharta yang kini masih duduk dibangku kelas X siswa SMK NU Cantigi Indramayu, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah bukti kekuatan mental timnya:

“Kami sempat jatuh di set pertama, tapi tidak menyerah. Kunci kami ada di kekompakan dan kepercayaan satu sama lain. Kemenangan ini untuk semua yang sudah mendukung kami, "ujarnya.

Pelatih Toni Takarasel memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya.

“Ini pertandingan yang menguji mental. Setelah kalah di set pertama, anak-anak bisa tetap tenang dan disiplin menjalankan strategi. Mereka belajar cepat dan itu yang membuat perbedaan. Tapi perjalanan belum selesai, di 8 besar nanti kami harus lebih siap, lebih fokus, dan lebih konsisten, "ungkapnya bangga.

Kemenangan ini terasa istimewa karena GJM Bandung dikenal sebagai salah satu klub juara dengan segudang pengalaman, sementara Naga Taksaka Indramayu baru seumur jagung dalam kompetisi resmi. Fakta bahwa tim muda ini mampu menekuk klub besar menjadi bukti bahwa semangat juang dan mental baja bisa mengalahkan pengalaman panjang.

Dengan hasil impresif ini, Naga Taksaka Indramayu bukan hanya melangkah ke babak 8 besar, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa mereka adalah tim yang siap bersaing di level tertinggi Kejurda U-18 Garut 2026. Dukungan publik Indramayu pun semakin mengalir, menjadikan kemenangan ini sebagai kebanggaan daerah sekaligus motivasi untuk melangkah lebih jauh. (Jun)



Lebih baru Lebih lama