Indramayu, — (Lensa Pantura) - Anggota DPR RI Herman Khaeron bersama istri tercinta Hj. Ratnawati Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan ziarah ke makam almarhum putra pertamanya Muhammad Rayhan Herman dan Almarhum sang ayah H. Badari Syamsu di Taman Pemakaman Umum (TPU) Buyut Godong, Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat, 20 Maret 2026.
Ziarah tersebut dilakukan dengan penuh khidmat dan suasana haru. Herman Khaeron tampak mendampingi sang istri, Hj. Ratnawati, bersama ibunda tercinta Hj. Sariah dan putrinya dengan penuh ketabahan menaburkan bunga dan memanjatkan doa di pusara putra mereka. Kehadiran pasangan ini di TPU Buyut Godong juga disertai doa bersama keluarga besar, sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta yang tak pernah padam kepada almarhum.
Dalam kesempatan itu, Herman Khaeron menyampaikan bahwa ziarah bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga wujud rasa syukur dan pengingat akan pentingnya doa bagi keluarga yang telah mendahului.
"Kami datang dengan hati yang penuh doa, memohon agar almarhum putra kami mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Momen ziarah ini pun tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada putra tercinta. Herman Khaeron, yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, selalu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi kepada masyarakat sekitar. Dengan penuh kepedulian, ia menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan di lingkungan TPU Buyut Godong.
“Ziarah ini bukan hanya doa untuk keluarga kami, tetapi juga kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Kepedulian adalah bagian dari doa yang diwujudkan dalam tindakan nyata,” ungkap Herman.
Hj. Ratnawati, yang dikenal sebagai sosok ibu penuh kelembutan, tampak menahan haru saat mengusap nisan putra pertamanya. Ia menuturkan bahwa momen ziarah ini adalah cara untuk terus menjaga ikatan batin dengan anak yang telah tiada.
“Doa seorang ibu tidak pernah putus, meski jarak memisahkan di dunia. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat-Nya,” ungkapnya.
Suasana TPU Buyut Godong pada sore itu terasa tenang, dengan hembusan angin yang menambah khidmat prosesi ziarah. Beberapa kerabat dan warga sekitar turut hadir, memberikan doa bersama dan menunjukkan rasa empati kepada keluarga besar Herman Khaeron.
Ziarah ini menjadi pengingat akan nilai kekeluargaan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian hidup. Herman Khaeron dan Hj. Ratnawati berharap momen tersebut dapat menjadi teladan bagi masyarakat untuk senantiasa mendoakan orang tua maupun anak yang telah mendahului, sebagai bentuk kasih sayang yang abadi.
Herman Khaeron turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah kepada seluruh umat muslim. Dalam pesannya, ia berharap momentum Idul Fitri menjadi ajang kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Semoga di momen kemenangan ini, umat muslim dapat semakin mempererat persaudaraan dan menjaga semangat kebersamaan,” ujar Herman Khaeron.
Ucapan tersebut mencerminkan makna Idul Fitri sebagai hari penuh pengampunan dan kebahagiaan, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat tali silaturahmi. Herman Khaeron menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkokoh persatuan di tengah masyarakat. (Jujun)























