Ajang bergengsi ini menjadi bukti tingginya antusiasme serta potensi besar pencak silat di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., yang mewakili Bupati Indramayu Lucky Hakim, menyampaikan bahwa Indramayu memiliki talenta olahraga luar biasa, khususnya di cabang pencak silat.
“Untuk kategori yang dipertandingkan meliputi tanding usia dini, pra usia dini, pra dewasa, hingga dewasa,” jelasnya.
Ia berpesan kepada seluruh atlet yang bertanding agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas serta nilai persaudaraan antarperguruan. Menurutnya, pencak silat merupakan warisan seni budaya bangsa yang harus dijaga nilai-nilai luhur dan kebersamaannya.
“Pencak silat berasal dari kesenian dan budaya sejak zaman dahulu. Jadi sportivitas dan persaudaraan antarperguruan harus tetap kita junjung tinggi,” pungkasnya.
Ketua IPSI Kabupaten Indramayu, H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Pancasila Champions League 2026 di Indramayu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Menurutnya, Indramayu memiliki rekam jejak prestasi pencak silat yang luar biasa dan telah banyak mencatatkan capaian gemilang diberbagai level kejuaraan.
Ia berharap, Indramayu tidak hanya sekali atau dua kali dikenal di tingkat nasional maupun internasional, namun ke depan bisa terus dipercaya menjadi tuan rumah event-event besar.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pihak yang selama ini mendukung IPSI.
“Terima kasih kepada Pak Kadispara dan jajaran yang selalu memberi dukungan, terutama dalam perizinan dan armada saat kami bertanding ke luar daerah. Support mental ini sangat besar artinya bagi motivasi atlet-atlet kami,” katanya.
Fajar menambahkan, sejumlah atlet pencak silat Indramayu telah menorehkan prestasi membanggakan, mulai dari tampil di ajang dunia hingga meraih medali emas dan lolos seleksi nasional, bahkan ada yang kini direkrut di Sekolah Olahraga Ragunan dengan beasiswa.
“Kami juga mengapresiasi seluruh stakeholder, termasuk Dispora, Kodim sebagai base camp kami, Dinas Pendidikan, dan semua pihak yang telah berkolaborasi memajukan pencak silat di Indramayu,” pungkasnya.
Masyarakat olahraga Indramayu menyambut baik penyelenggaraan Kejurnas ini. Mereka berharap event serupa dapat terus digelar secara rutin agar semakin banyak atlet silat yang lahir dari Indramayu dan mampu bersaing di tingkat internasional. (Jun)





















